Arsip Bulanan: November 2008

haMichael Myers (Daeg Faerch), sepuluh tahun-anak yang tinggal di Haddonfield, Jakarta, adalah salah satu lagu sekolah dan keluarganya hidup adalah sedikit lebih baik. His mother, Deborah (Sheri Moon Zombie) dances at the local strip club and constantly fights with her boyfriend, Ronnie (William Forsythe). Ibunya, Debora (Sheri Moon Zombie) tarian di klub strip lokal dan terus berjuang dengan pacar, mairemic (William Forsythe). Full of rage, Michael hides behind a Halloween clown mask and tortures and kills pets. Penuh mengamuk, Michael bersembunyi di balik Halloween badut masker dan Penyiksaan dan membunuh hewan peliharaan. He shows tenderness only to his infant sister. Dia hanya menunjukkan kesakitan kepada adik bayi. After Michael has an encounter with a bully at school on Halloween, Dr. Sam Loomis (Malcolm McDowell) presents to Deborah evidence of Michael’s abuse of animals and informs her that her son displays warning signs of sociopathology. Setelah Michael telah menemukan sebuah dengan nomor wahid di sekolah pada Halloween, Dr Sam Loomis (Malcolm McDowell) untuk menyajikan bukti Debora Michael’s penyalahgunaan binatang dan memberitahu anaknya bahwa dia akan menampilkan tanda peringatan sociopathology. Michael runs from school, follows the bully into the woods and beats him to death with a branch. Michael berjalan dari sekolah, berikut dengan baut ke dalam hutan dan detakan dia mati dengan cabang. That night, Judith refuses to take Michael trick or treating so she can stay home to have sex with her boyfriend when Deborah goes to work. Malam itu, Judith menolak untuk mengambil Michael trik atau memperlakukan sehingga dia dapat tinggal di rumah untuk berhubungan seks dengan pacar Debora ketika pergi untuk bekerja. Left to his own devices, Michael savagely kills Ronnie, Judith and her boyfriend. Kiri ke perangkat sendiri, Michael biadab membunuh ma Baca Lebih Lanjut »

lucu ….KebEbAsaN DaLaM pErGaULaN….

Pada umumnya,kebebasan dalam bergaul sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat..Menurut saya, kebebasan dalam pergaulan itu baik, dan menguntungkan bagi kita..Krena tanpa adanya kebebasan dalam pergaulan kitapun menjadi seseorang yang kuper(kurang pergaulan).Akan tetapi jika pergaulannya terlalu berlebihan dan justru menjerumuskan kita ,itu percuma saja.

Dan lebih baik kita jangan bergaul dengan orang-orang yang salah pergaulan.

Misalnya pemakaian narkoba,itu dapat terjadi karena pergaulan yang tidak benar dan mungkin karena ortu kurang benar mendidik anaknya ataupun ada faktor yang lainnya.Dan faktor-faktor lainnya adalah karena anak krang perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya.

Contoh hal lain,misalnya dilingkungan sekolah ,anak –anak sering berkata kasar dan berkata yang tidak sepantasnya dikatakan oleh anak itu tapi anak itu mengatakan kepda semua orang yang telah mengganggunnya bahkan terhadap gurunya pun ia berkata seperti itu.Gurunya pun dapat menilai anak itu bahwa anak itu kurang didikan dari orang tuanya.

Di dalam pergaulan pun ada batas-batas tertentu yang harus di lakukan oleh seseorang jangan sampai terjerumus hal yang tidak di inginkan. Pergaulan anak muda,dewasa dan orangtuapun terus berkembang mengikuti kemajuan jaman, Baca Lebih Lanjut »

>>>>K3 dalAm MeNgguNAkAn KomPuTer<<<<

images2Pada saat ini hampir di setiap aspek pekerjaan selalu menggunakan komputer sebagai fasilitas utama. Fungsi komputer yang tadinya adalah untuk menghitung saat ini lebih diindetikkan dengan kegiatan ketik mengetik. Namun diluar daripada itu, para remaja yang telah mengenal komputer lebih cenderung memanfaatkan internet sebagai sarana pertemanan. Berkomunikasi dan mencari teman di salah satu blog pertemanan seperti friendster misalnya.

Kegiatan apapun itu yang berhubungan dengan komputer, sedikit banyak membuat mereka bertahan duduk lebih lama menghadap perangkat komputer tersebut. Bermenit-menit bahkan berjam-jam tanpa sadar waktu terlewat begitu saja.

Penggunaan komputer terus menerus dapat menyebabkan keluhan-keluhan pada beb Baca Lebih Lanjut »

Kemaren sekitar tgl 7 nov sampe tgl 15 nov di sekola tarsisius 2 diadakan tarcy cup loh,,,pertandingannya

seru-seru lagi..pertama kita semua mengadakan acara pembukaan dengan upacara bendera dan banyak bgt

sekola yang ikut pertandingan tersebut..

misalnya ketapang 1,tarsisius vireta,sang timur,abdi siswa dan yg laen2,,selain tu banyak juga yang berjual

makanan dan minuman di sana,,,,pokoknya seru dech..

ada modern dance,,basket,,futsall dan yang laenya..

…..T-FoUrTh…..

Film ini bercerita tentang Evan Taylor (Freddie Highmore) yang terdampar di panti asuhan. Evan percaya orang tuanya masih hidup, dan dia dapat menemukan orang tuanya dengan mengikuti suara musik.

Dengan modal nekat, Evan meninggalkan panti asuhan tersebut dan mencoba mencari orang tuanya. Di film ini ada beberapa non sense, salah satunya adalah ketika flashback antara Louis (Jonathan Rhys Meyers) yang merupakan seorang rockstar, bertemu dengan Lyla (Keri Russel), seorang pemain cello handal.

Pertemuan mereka benar-benar kebetulan. Ketika mendengarkan alunan melodi dari seorang pengamen, keduanya bertemu di atap gedung, dan mereka pun ngobrol.

Sembari ngobrol, Louis pun bercerita tentang musik. Lyla dengan antusias mendengar cerita Louis. Tak disangka mereka pun seperti dua kutub magnet yang berlainan. Satu sama lain menjadi tertarik, and yes, they’re making out! Kinda non sense, huh? Masa baru ketemu sudah berhubungan intim?

Dan tentunya ketebak kalau Lyla hamil! Evan adalah hasil pembuahan mereka berdua. Kisah cinta Louis dan Lyla tidak berjalan mulus. Ayah Lyla membawa Lyla pergi dari hadapan Louis, padahal Lyla sedang mengandung anak hasil ‘kecelakaan’nya dengan Louis.

Ketika umur kandungan Lyla sudah mendekati kelahiran, tiba-tiba Lyla kecelakaan. Ayah Lyla yang tidak ingin karir Lyla sebagai Celloist hancur, akhirnya memanfaatkan moment ini dan di depan Lyla ia berkata bahwa anak yang dikandungnya telah meninggal. Sedangkan bayi mungil Evan diserahkan ke panti asuhan.

Evan merupakan anak dari 2 musisi handal. Darah musik tentunya mengalir di dirinya. Ia mempunyai bakat musik sejak kecil dan kini ia berumur 12 tahun. Ia dapat mendengar suara musik dimana saja. Dengan suara musik yang ia dengar, Evan menjadikannya petunjuk untuk menemukan orang tuanya.

august-rush1

Ketika sampai di New York, Evan memperhatikan seorang pengamen. Ia tampak begitu tertarik dengan gitar yang dimainkan Arthur (Leon G. Thomas III). Akhirnya Evan mengikuti Arthur demi mendapatkan tempat tinggal. Arthur mengenalkan Evan pada Wizard (Robin Williams). Wizard adalah seorang musisi jalanan yang menampung anak-anak yang memiliki bakat di bidang musik. Kalau di Indonesia mungkin bisa dibilang boss pengamen yang jago musik.

Evan pun tinggal bersama Wizard. Pagi harinya ketika bangun tidur, Evan yang sejak kemarin tertarik dengan gitar milik Arthur mencoba memainkan alat musik tersebut. Tak disangka, musik yang dimainkan Evan begitu indah. Wizard yang melihat bakat Evan berambisi menjadikan Evan sebagai musisi. Sejak itu kehidupan Evan menjadi complicated.